Popcorn

sumber gambar: rd.com

Cemilan yang berbahan dasar jagung dengan harga jual yang tinggi. Lihatlah harga popcorn di bioskop-bioskop, 30ribu mungkin jadi harga terendah dibeberapa lokasi, 30ribu bagiku saja sudah harga yang mahal untuk disebut terendah. Bagaimana dengan yang termahal? ya bisa mencapai ratusan ribu tergantung size yang diinginkan. Mari turunkan levelnya, mungkin popcorn bioskop terdengar terlalu ekslusif. Popcorn yang kita temui di swalayan, harganya berkisar di 15-20ribu, terdengar masuk akal dan menurutku itu murah. 

Beberapa orang berbicara mengenai sesuatu yang dibikin sendiri lebih murah? Kalau popcorn? Apa lebih murah? Bahan dasarnya, yaitu jagung kering mungkin terbilang murah, namun bagaimana dengan butternya, menambah perasa (choco, caramel, greentea, dsb), butuh usaha tambahan untuk menyantap cemilan yang justru membuat tertinggal acara yang ingin kita tonton, aku tidak jelas tidak ingin melewatkannya, dan yang terpenting apakah hasilnya seenak itu? Tanyakan pada mereka yang makan popcorn bikinan sendiri. 

Itulah popcorn, cemilan jagung yang menawarkan dirinya dengan harga jual tinggi. Di masa depan mungkin popcorn akan bersaing dengan biji-bijian lainnya yang mungkin saja dikembangkan oleh ilmuwan-ilmuwan handal di seluruh dunia, atau justru jagung itu sendiri akan lebih dahsyat lagi evolusi bentuk makanannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merahkan Agustus

Menyadari Bahwa Seseorang Adalah Temanku

Titik Menakutkan